TERDAMPAR DI GILI TRAWANGAN

5:46 PM Winda Provita 11 Comments

“People said “belum ke Lombok kalo belum ke Gili Trawangan”, is it true?”
Gili Trawangan adalah satu dari 3 Gili yang daya tariknya sudah mendunia. Gili sendiri adalah bahasa Sasak yang berarti pulau kecil. Gili Trawangan adalah Gili terbesar dibanding kedua Gili lainnya. Gili Trawangan selalu menjadi tujuan pertama banyak wisatawan yang mengunjungi Lombok. Ya, banyak orang bilang, belum ke Lombok kalo belum ke Gili Trawangan. Dan Gili Trawangan adalah salah satu tujuan gue ke Lombok. Bukan karena biar kalian bisa dengan serempak bilang sah dan menjadi saksi kalo gue sudah pernah ke Lombok, tapi gue penasaran, disulap seperti apa surga yang kita miliki itu.
Gili Trawangan
Gili Trawangan adalah destinasi terakhir di hari terakhir gue di Lombok. Malam sebelumnya, gue sudah deg-degan. Bukan karena ada cowo cakep yang bisa gue gebet, tapi karena duit gue menipis. Bukan hanya menipis, tapi nyaris habis. Sepulang dari meng-explore Lombok Selatan, duit yang gue miliki hanya tersisa Rp. 76.500. Ya, itu adalah duit terakhir gue.
Jantung gue berdegup kencang, keringet dingin gue pun mengucur seperti pipis. Ah... akan menjadi seperti apa perjalanan esok hari, cukupkah duit ini?

11 komentar:

HOW TO GET LOMBOK FROM BALI

1:52 PM Winda Provita 33 Comments

Bagian tersulit dari perjalanan gue dari Lombok ke Bali kemarin adalah mencari transportasi dari dan ke Padang Bai. Padang Bai sendiri adalah Pelabuhan Ferry di Bali yang biasanya digunakan untuk menyebrang ke Pelabuhan Lembar Lombok, begitupun sebaliknya. Sudah banyak cerita perjalanan yang gue baca, tapi gak ada satupun tulisan yang menjelaskan dengan transportasi apa mereka sampai di Padang Bai. Meskipun ada, informasi yang ada masih tampak abstract dan meragukan. Beberapa orang menulis bahwa ada angkutan umum untuk menuju ke Padang Bai, namun sangat jarang dan ribet karena harus beberapa kali berganti angkutan. Yang lain menulis, bahwa mereka menyewa mobil, naik taxi bahkan ojek dan tak jarang mereka menumpang truk untuk sampai di Padang Bai. Membaca semua itu jelas gue belum puas, hati kecil gue yakin bahwa ada transportasi lain yang lebih baik dan terjangkau, tapi apa? gue masih terus mencari.
Waktu terbaik untuk menyebrang ke Lombok maupun ke Bali adalah malam hari, atau lebih tepatnya sih tengah malam. Dengan estimasi waktu perjalanan 5 – 6 jam, bisa diperkirakan bahwa lo akan sampai di tujuan pada pagi hari. Dua hari sebelum keberangkatan gue ke Lombok-Bali, gue masih belum tau nantinya akan naik apa untuk menuju Kuta dari Padang Bai. Beruntungnya, salah satu blog favourite gue menuliskan cerita perjalanannya ke Lombok dan mencantumkan transportasi apa yang dia gunakan untuk menuju ke Padang Bai. “Ihiirr... Akhirnya ~ ” mata gue berbinar.
Tiket Ferry

33 komentar:

MARINO’S PLACE LEGIAN BALI

11:26 PM Winda Provita 7 Comments



Cari penginapan di kawasan wisata yang sudah mendunia itu gampangnya gak ketulungan. Jalan sambil merem pun pasti bisa nemu penginapan. Masalahnya, cari penginapan yang sesuai dengan budget dan kebutuhan ternyata gak segampang itu. Gak mungkin kan lo masuk satu hotel nanya berapa per malamnya trus numpang liat kamarnya dan kalo gak cocok pindah ke hotel lain, gak mungkin kan? Ya, gak mungkin lah. Kan sekarang teknologi sudah canggih, semua hotel jelas punya website resmi, kita bisa dengan mudah liat kondisi kamar beserta harga melalui website resmi mereka. Iya toh?
Waktu gue tau kalo gue bakal nginep di Marino’s Place pas gue ke Bali kemarin, gue rada asing dengan nama hotelnya. “Ini hotel apa ya, kok gue gak pernah denger atau tau tentang hotel ini” respon awal gue tentang Marino’s. Karena gue gak mau beli kucing dalam karung, gak mau asal datang dan bobo aja, gue pun iseng buka website resmi Marino’s Place and you know what I find? Gue terpana ngeliat kondisi kamar di hotel ini. It is totally cool sob. “Eh tapi itu kan cuma gambar, gambar bisa menipu keleus” celetuk gue, masih gak yakin.

7 komentar:

DEAR LOMBOK BACKPACKERS

11:08 PM Winda Provita 10 Comments

Dear Lombok Backpackers, 

Saya menuliskan ini untuk mengungkapkan betapa bersyukurnya saya mengenal kalian. Ingin rasanya saya mengungkapkannya secara langsung kepada kalian satu persatu, namun saya yakin air mata ini akan menetes tanpa saya pernah bisa menyelesaikannya. Karena itu saya berharap tulisan ini dapat mewakilinya, mewakili perasaan bahagia saya bisa berada di tengah-tengah kalian.

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terimakasih kepada mbak Anggi. Orang pertama yang saya jumpai di Lombok. Seseorang yang awalnya membuat saya agak bingung dengan asal-usulnya. Bermula dari kesediaannya untuk menjemput saya di bandara dan mengantarkan saya ke Mataram, muncullah tanda tanya besar di kepala saya. “Mbak Anggi ini orang Lombok atau baru mau berkunjung ke Lombok? Kalo baru datang ke Lombok kok mau jemput saya pake motor? Motor darimana? Kalo memang orang Lombok kok dia ke Bandara cuma buat jemput saya?”. Ya, begitulah kira-kira beberapa pertanyaan yang mengisi kepala saya sebelum pesawat saya benar-benar mendarat di bandara Lombok. Saya bahkan berpikir untuk naik Damri ke Mataram dan menolak tawaran mbak Anggi, tapi entah mengapa saya malah mengirimkan sms ke mbak Anggi, mengiyakan tawarannya dan memberitahukannya bahwa saya sudah sampai di Lombok.

10 komentar:

MENGINTIP RUMAH TELETUBBIES

10:51 PM Winda Provita 4 Comments


Rumah Teletubbies
Entah apa yang membuat gue memasukan Rumah Teletubbies ke dalam rencana perjalanan gue waktu itu. Salah satu tulisan mengenai Rumah Teletubbies membuat gue pengen banget mengunjungi tempat ini. Rumah Teletubbies? Satu-satunya yang ada di Asia? Hmmpphh... Sounds great. Terlebih lagi letaknya tidak jauh dari Prambanan, membuat gue semakin yakin untuk mengunjungi Rumah Teletubbies ini.
Petunjuk jalan menuju Rumah Dome

4 komentar: