LEZATNYA SOP BUNTUT BU UGI TAWANGMANGU

10:19 AM Winda Provita 9 Comments

Sebagai orang yang tinggal sudah cukup lama di Solo, gue bisa dibilang gagal. Disaat banyak orang sudah menjajal kelezatan Sop Buntut Bu Ugi, gue malah baru tau tentang Sop Buntut ini secara nggak sengaja ketika gue menghadiri acara pernikahan salah satu temen gue yang saat itu diadakan di Tawangmangu. Waktu itu Dessy yang gue bonceng menceritakan tentang kelezatan dan betapa terkenalnya Sop Buntut Bu Ugi ini.
Warung Sop Buntut Bu Ugi di Tawangmangu
Entah karena Dessy jago banget promosi atau memang gue yang gampang banget kepincut dengan hal-hal yang sudah di garis bawahi dan di bold dengan tulisan wajib dicoba, gue pun berjanji akan mencoba Sop Buntut Bu Ugi ini. Tapi janji tinggal janji, semenjak hari itu gue nggak pernah lagi ke Tawangmangu.
Beberapa hari lalu, gue diajak Bude gue untuk mengantar siswa & siswi Andromeda Corporation yang akan melaksanakan Jungle Survival di Tawangmangu. Kebetulan semenjak gue lulus, gue sekarang berkerja di Andromeda Corporation, sebuah Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pramugari / Pramugara, Groundstaff & Ticketing.
Sepulang dari mengantar siswa & siswi Andromeda Corporation, sebuah obrolan pun tercipta diantara Bude gue dan Bu Woro, Direktur Andromeda Corporation.
“Ayo mbak, makan dimana kita?”, Bu Woro membuka pembicaraan.
“Ya sembarang aja bu. Yang enak dimana?”, Bude gue merespon.
“Yang enak di Tawangmangu ya Warung Bu Ugi Bu”, Tiba-tiba driver kami menimpali.
Gue yang mendengar nama Bu Ugi disebut, langsung komat-kamit, bukan karena nama ibu ini mirip dengan nama ibu gue, tapi kapan lagi bisa makan gratis di warung Bu Ugi. Hehehehehe.
Nggak lama melaju, mobil berhenti di sebuah warung sederhana dengan tulisan “Warung Makan Bu Ugi, spesial Sop Buntut dan Pecel”. Dari depan sih warung Bu Ugi ini terlihat biasa. But yeah, don’t judge food by the warung. Halah opo toh.

Begitu kami duduk, salah satu ibu pelayan disana langsung menanyakan pesanan kami. Nggak ada daftar menu di meja, mungkin karena memang menu disini hanya ada 2, Sop Buntut dan Pecel. Agak sungkan dan malu-malu, gue pun memesan 1 Sop Buntut, sepiring nasi dan segelas es teh. Sedangkan Bude yang memang sudah lama nggak makan nasi, memilih kentang dan wortel yang nantinya ada di mangkok Sop Buntut kami.
Suasana di dalam warung
Belum 5 menit berlalu, tiba-tiba ibu pelayan disana kembali lagi dengan pesanan kami, “Wah cepet juga ya pelayanannya”. Begitu Sop Buntut dihidangkan di meja, respon pertama gue adalah “Porsinya gede banget!”. Meskipun mangkok yang digunakan adalah mangkok yang biasa digunakan penjual bakso tapi mangkok benar-benar penuh dengan daging. Kalau kata Jupe sih “Sampe tumpeh-tumpeh”. Saking gedenya porsi Sop Buntutnya, gue pun memilih membungkus separuh Sop Buntut yang ada untuk gue makan lagi di kost. Hehehehe.
Sop Buntut Bu Ugi
Anyway, mengenai rasa. Untuk Bude dan Bu Woro sih, Sop Buntut ini bisa dibilang keasinan. Tapi buat gue yang memang doyan asin, Sop Buntut ini sempurna. Dagingnya yang lembut ditambah rasa kaldunya yang sapi banget. Orang yang gak punya gigi pun tetep bisalah makan nih Sop Buntut. Hehehehe.
Mengenai harga, karena gue di traktir, jelas gue nggak tau berapa tepatnya. Tapi berdasarkan telinga gue yang nguping waktu Bude lagi bayar. 3 Sop Buntut, 2 setengah piring nasi, 3 teh hangat dan 1 gelas es teh totalnya adalah Rp. 95.000. Murah ya boo? Berarti satu orang cuma sekitar 30.000an. So, ada lagi yang mau nraktir gue?

9 comments:

  1. Aku Baru sekali k tawangmangu. Tp ga nyicipin ini.malah Baru tau Skr win :D..ntr ah k solo lg nyobain...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Legendaris banget loh mbak Sop Buntut Bu Ugi ini, sering banget diliput acara kuliner di tv, jadi kayaknya memang makanan yang wajib dicoba kalau ke Tawangmangu

      Delete
  2. waduh...jadi ngiler. *masukkan dalam traveling list. pecelnya koq gak ada fotonya yaa...pecel termasuk makanan kesukaan saya juga itu.

    ReplyDelete
  3. Terlihat dari fotonya bikin perut jadi laper, langsung ngiler.
    Sepertinya lebih enak ditambahkan bawang goreng dan dihidangkan dengan singkong rebus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aiya pasti lebih mantep.
      Tapi sebenrnya potongan wortel dan kentang di sop buntut jg ngenyangin dan bikin makin sedap sih :D

      Delete
  4. Daging nya banyak banget ... kalo makan pecel + sop buntut mesti mana dulu yaa dimana ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Save the best for the last, jadi makan pecel dulu baru deh Sop Buntutnya :D

      Delete
  5. Mantap nihh soponyaaa pokoknyaaa luar biasaa..

    www.duniatraveling.co.id

    ReplyDelete