RENCANA PERJALANAN DI TAHUN 2015

12:40 PM Winda Provita 26 Comments

Tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Setiap kali ada yang tanya, tahun ini saya akan pergi kemana, saya sedikit bingung menjawabnya. Saya belum memiliki rencana pasti saya akan kemana tahun ini. Saya tidak lagi memiliki “celengan” tiket promo pesawat yang biasanya saya beli jauh-jauh hari. Berpikiran untuk jalan-jalan dengan kereta api pun tidak ada semenjak tarif tiket kereta ekonomi melambung tinggi tanpa adanya subsidi. Tahun ini juga saya mulai disibukkan dengan bimbingan belajar yang baru saya bangun. Pagi hari saya bekerja sebagai staff administrasi. Di sore hari saya mengelola bimbingan belajar yang masih seumur jagung. Nampaknya, kesempatan saya untuk jalan-jalan semakin menipis.

Dengan banyaknya alasan yang sudah saya kemukakan sebelumnya, bepergian jauh akan sangat sulit saya lakukan di tahun ini. Tidak ada lagi jalan-jalan ke luar negeri, naik pesawat maupun kereta api. Meskipun demikian, itu tidak berarti saya menyerah dan membiarkan diri saya diam di satu tempat untuk 337 hari ke depan. Saya harus tetap jalan-jalan. Tapi kemana? Angan saya melambung, mencoba mengingat-ingat tempat mana yang belum pernah saya datangi dan memungkinkan untuk saya datangi tahun ini. Tidak perlu jauh, tidak perlu naik pesawat, tidak perlu naik kereta api, saya masih punya sepeda motor yang bisa saya kendarai.

Tempat-tempat yang pernah saya ingin datangi menyeruak berebutan untuk menarik perhatian saya. Semuanya berlomba menampilkan alasan-alasan mengapa saya pernah ingin mengunjunginya. Bahkan tidak jarang mereka berteriak menyerukan janji yang pernah saya ucapkan untuk mengunjungi mereka dengan segera. Isi kepala saya berubah layaknya ajang pemilihan Miss Universe dalam seketika. Tidak ingin melewatkannya, tangan saya pun mulai menuliskan tempat-tempat mana yang akan saya datangi dalam waktu dekat.

26 komentar:

MENGAGUMI WAT ARUN DI KALA SENJA

11:44 AM Winda Provita 8 Comments

Perjalanan saya ke Bangkok Desember lalu memang sangat singkat. Saya dan Kak Fanny hanya memiliki waktu satu hari saja untuk berkeliling Bangkok. Awalnya sih, Bangkok tidak termasuk dalam daftar kunjungan kami. Tapi karena Kak Fanny mengambil penerbangan dari Bangkok maka mau tidak mau kami harus ke Bangkok di hari terakhir kami. Wuih, saya senang bukan main ketika Kak Fanny memberitahu saya tentang itu. Sekali traveling, 3 kota di Thailand saya datangi.
Kompleks Wat Arun
Dikarenakan kami hanya memiliki waktu satu hari, maka kami harus benar-benar memanfaatkannya dengan baik. Setiap kali Kak Fanny tanya saya mau kemana, jawaban saya cuma satu, “Saya ingin ke Wat Arun di saat senja”. Meskipun Wat Arun berarti kuil fajar namun banyak orang bilang bahwa Wat Arun juga cantik di saat senja. Jadilah, saya penasaran. Saya ingin membuktikannya.

8 komentar:

TERJEBAK DI RED ROSE HOTEL CHIANG RAI

11:52 AM Winda Provita 12 Comments

Saya dan Kak Fanny tiba di Chiang Rai lewat dari jam 10 malam. Keadaan bandara malam itu sangat sepi. Hanya kami dengan beberapa penumpang yang turun bersama-sama kami saja yang saat itu memenuhi bandara. Kios-kios di bandara pun sudah banyak yang tutup. Karena kami menggunakan connecting flight dari Kuala Lumpur, kami dan 2 orang lainnya harus melewati pintu kedatangan internasional. Hanya ada 2 petugas yang malam itu berjaga. Beruntung kami sudah melewati pemeriksaan imigrasi di Bangkok, jadi kami tidak perlu melapor lagi kali ini.
Red Rose Hotel
Melewati pintu kedatangan internasional, saya dan Kak Fanny langsung mencari taxi untuk mengantar kami ke hotel. Kami hanya perlu menunjukkan print out nama hotel tempat kami menginap, supir taxi pun langsung mempersilahkan kami untuk naik.
Kami yang memang tidak tahu dimana letak hotel kami berdua berada hanya bisa pasrah dan percaya kepada si supir taxi. Seharusnya sih, jarak bandara ke hotel tidak begitu jauh. Eh ternyata benar, nggak lama taxi meninggalkan bandara, samar-samar saya melihat plang RED ROSE HOTEL di pinggir jalan.
Taxi kami berbelok dan mulai memasuki jalanan setapak yang hanya muat untuk 1 mobil.
“DEG!” Perasaan saya tiba-tiba nggak enak ketika taxi berhenti. Saya turun dari taxi dan bengong melihat sekitar saya. Suara karaoke yang sayup-sayup terdengar membuat saya menengok ke arah suara berasal.

12 komentar:

MENGENAL TRANSPORTASI UMUM DI CHIANG RAI

3:21 PM Winda Provita 7 Comments

Salah satu hal yang paling saya sukai dari perjalanan saya ke Chiang Rai Desember lalu adalah ketersediaan transportasi umumnya yang beragam. Saya yang awalnya berpikiran untuk menyewa sepeda motor untuk meng-explore kota ini langsung membatalkannya ketika saya tau bahwa semua destinasi wisata yang ada di Chiang Rai dapat dicapai dengan menggunakan transportasi umum. Ya, rute yang jelas dan ketersediaan transportasi umumnya yang banyak sangat memudahkan perjalanan saya kala itu. Meskipun itu kali pertama saya menginjakan kaki disana namun saya tidak pernah sekalipun merasa kesulitan dalam menggunakan transportasi umum yang ada. Kalau pun saya bingung mau naik apa, Tourism Office yang ada di Terminal Bis 1 dapat memberikan jawaban untuk setiap pertanyaan saya.
Terminal Bis 1 Chiang Rai
Sebelum saya membahas lebih jauh mengenai keberagaman transportasi umum yang ada di Chiang Rai. Mari kita berkenalan terlebih dahulu dengan provinsi paling Utara Thailand ini. Tak kenal maka tak sayang kan? Jadi supaya kita bisa saling menyayangi mari kita saling berkenalan. Hehehe. Uopo toh iki!

7 komentar:

DEAR KAK FANNY

5:24 PM Winda Provita 16 Comments

Dear Kak Fanny,
Terimakasih banyak untuk semuanya.
Kak Fanny
Aku nggak tahu harus mulai darimana, tapi ijinkan aku untuk mengungkapkan betapa bersyukurnya aku bisa kenal sama Kak Fanny.
Sebelumnya, aku nggak pernah sekalipun berfikir bisa mengenal orang sebaik Kak Fanny melalui blog ini. Aku memutuskan untuk membuat blog dan menulis semua hal yang kutemukan dalam perjalananku, hanya karena aku ingin berbagi. Berbagi informasi kepada setiap pembaca blog ini. Ya, aku nggak pernah sekalipun berfikir bahwa aku bisa mendapatkan seorang teman melalui blog ini. Ada yang mau datang dan membaca tulisan di blog ini saja aku sudah sangat senang, apalagi jika ada yang mengijinkan aku berkenalan dengan mereka, umm pasti akan lebih menyenangkan. Namun sejauh ini, jarang sekali ada pengunjung blog ini yang mengijinkan aku untuk mengenal mereka. Biasanya mereka hanya datang, membaca, lalu pergi. Tidak jarang mereka juga enggan meninggalkan jejak kehadiran mereka disini. Padahal itu sangat berharga.

16 komentar: