PERTAMA KALI MENDARAT DI KLIA 2

1:37 PM Winda Provita 37 Comments

Dalam perjalanan gue ke Thailand Desember lalu, gue berkesempatan untuk mendaratkan kaki pertama kalinya di KLIA 2. Kalau biasanya setiap kali gue ke Kuala Lumpur gue mendaratnya di LCCT, terhitung sejak tanggal 9 Mei 2014 semua penerbangan untuk Low Cost Carrier dipindahkan ke KLIA 2. So Backpackers, you are gonna love this new airport!
Jangan lupa foto di sini ya
Memiliki banyak waktu untuk transit di KLIA 2 jelas nggak akan gue sia-siakan. Gue dan Kak Fanny langsung menuju imigrasi begitu pesawat mendarat di KLIA 2. “Daripada waktu gue habiskan di dalam, mendingan gue jalan-jalan ke luar dan mengumpulkan banyak informasi tentang KLIA 2. Untung-untung bisa dijadikan bahan tulisan”, pikir gue kala itu.
Sepanjang perjalanan dari gate ke luar bisa lihat pesawat parkir :)
Entah gue yang jalannya kayak siput atau memang bandaranya kelewat besar. Gue membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk perjalanan dari gate kedatangan ke luar pintu kedatangan. “Seriously, buat yang sudah berumur dan yang lagi sakit, you have to ride in the special vehicle that prepared by this airport, karena capek banget boo kalau harus ngesot ke luar imigrasi. Jauh banget neng. Barbie lelah!”

37 komentar:

MOMENT TERBAIK DI TAHUN 2014

12:07 PM Winda Provita 7 Comments

Tulisan ini memang sedikit telat. Saya bukan sengaja baru menuliskannya. Hanya saja laptop yang menyimpan foto-foto perjalanan saya, baru saja kembali dari semedinya. Jadi ya, saya baru memiliki kesempatan untuk menuliskan pencapaian saya tahun lalu di bulan ketiga tahun ini. Agak basi ya?
Well, sebelum ingatan saya memudar, maka saya akan langsung memulainya. Tahun 2014 adalah tahun penuh berkat. Ada banyak hal baik yang terjadi. Saya mengenal banyak teman baru, mengunjungi tempat baru dan puncak perjalanan saya di solo selama 4 tahun ini tercapai di tahun itu. Tahun 2014 menorehkan banyak kenangan manis di hidup saya.
My best friend goes to Singapore and Malaysia for the first time
Saya yakin kalian sudah tidak asing dengan Tanti. Satu-satunya teman yang namanya sering sekali saya sebut di blog ini. Satu-satunya teman yang tidak akan pernah ragu mengatakan iya setiap kali ide gila saya muncul untuk jalan-jalan. Satu-satunya teman yang mengiyakan kegilaan saya untuk melakukan perjalanan Solo ke Batu hanya dengan sepeda motor. Satu-satunya teman yang tidak pernah mengeluh meski kadang kami harus menumpang truk dalam perjalanan kami. Satu-satunya teman yang tidak mempermasalahkan tidur di bandara untuk berhemat. Satu-satunya teman yang selalu saya buat susah karena beberapa kali membuatnya tidur di taman dan stasiun kereta. Ya, Tanti. Teman terbaik saya. Tidak hanya dalam perjalanan namun dalam kehidupan sehari-hari pun dia adalah orang yang selalu bisa saya andalkan.
Tanti di Singapura

7 komentar: