RENCANAKAN WAKTU LIBURANMU SENDIRI

11:01 AM Winda Provita 1 Comments

Sebagai pejalan berbiaya rendah alias backpacker, menentukan waktu liburan dengan tepat adalah salah satu hal penting untuk meminimalisir biaya perjalanan.

Menurut kamu, kapan sih waktu  yang tepat untuk pergi berlibur?

Sebagian besar orang mungkin berpendapat untuk melakukan wisata di saat libur panjang. Hal ini tentunya demi kepraktisan mengingat momen libur panjang seperti Lebaran dapat digunakan untuk mengunjungi keluarga sekaligus pelesir ke tempat-tempat yang belum pernah maupun sudah pernah didatangi. Ibarat kata, sambil menyelam minum air.

Namun bepergian di saat libur panjang ini sebenarnya sangat beresiko. Kamu akan mendapati tempat-tempat wisata penuh sesak karena membludaknya wisatawan lokal yang berbondong-bondong untuk berlibur juga. Seperti pada bulan Ramadhan yang jatuh pada bulan Juni lalu, tercatat jumlah kunjungan wisawatawan mancanegara menurun sebesar 6,3 persen dan jumlah wisatawan nusantara meningkat drastis.
Candi Ratu Boko di hari libur
Menteri Pariwisata Arief Yahya menjelaskan bahwa penurunan angka kunjungan wisatawan mancanegara terjadi karena jumlah wisatawan muslim yang turun drastis selama Ramadhan hingga Lebaran, yaitu turun sekitar 40 persen dari total wisatawan mancanegara. Sebagai informasi, jumlah wisatawan mancanegara muslim adalah sekitar 20 persen dari total wisatawan mancanegara. Penurunan angka wisatawan mancanegara terbanyak berasal dari  Malaysia dan Singapura.

Meskipun begitu, Arief tetap optimis angka kunjungan wisatawan mancanegara akan kembali melambung di sisa tahun ini. Salah satunya ialah melalui kunjungan wisatawan mancanegara asal Tiongkok yang akan datang ke Manado, Sulawesi Utara. Menurut perkiraan, di bulan Agustus 2016 ini wisatawan Tiongkok yang berkunjung ke Manado akan mencapai 10 ribu orang dimana angka ini mencapai 7500 orang di bulan sebelumnya. Hal ini nampaknya berkaitan juga dengan promosi gencar pemerintah Indonesia yang berusaha menjadikan Manado sebagai Bali kedua di Indonesia.

Maka meskipun terjadi penurunan angka kunjungan wisatawan mancanegara di bulan-bulan tertentu, tren wisata Indonesia terus naik karena meningkatnya angka kunjungan wisatawan lokal.

Menurut Arief, angka kunjungan wisatawan nusantara berbanding terbalik dengan wisatawan mancanegara. Di awal bulan Ramadhan, angka kunjungan wisatawan nusantara memang turun 50 persen, namun di akhir bulan dapat meningkat drastis hingga 100 persen. Total kunjungan pun menjadi 150 persen jika dibandingkan dengan bulan non-Ramadan.

Lalu setelah mengetahui waktu dimana kunjungan wisatawan nusantara paling tinggi, apa yang harus kamu lakukan?

Solusi yang cukup bijak adalah dengan menentukan waktu liburan dengan tepat. Hal ini dilakukan agar kamu dapat menghabiskan waktu liburan dengan nyaman tanpa menghadapi masalah seperti harga hotel yang terlalu tinggi atau tempat wisata yang terlalu ramai.

Kamu bisa menentukan waktu liburanmu dengan menjauhi momen libur panjang seperti Lebaran, Natal atau Tahun Baru. Kamu bisa mengambil cuti tiga atau empat hari mendekati tanggal merah tersebut.

Banyak keuntungan yang bisa kamu peroleh dari liburan di waktu yang tepat, diantaranya adalah tiket pesawat dan akomodasi yang cenderung lebih murah karena low season dan tempat wisata yang tidak terlalu ramai sehingga kamu dapat bersantai tanpa terganggu keributan orang-orang yang juga sedang berpiknik  lainnya.

Ada baiknya menentukan waktu liburan dilakukan jauh-jauh hari sebelumnya agar kamu bisa membandingkan harga penerbangan ke tujuan wisata dengan lebih leluasa. Biasanya, gue menggunakan website tiket2.com untuk mencari penerbangan yang gue butuhkan.

So, selamat merencanakan waktu liburanmu sendiri!

1 comment:

  1. betul banget ini, musti merencanakan jauh jauh hari, biasa nya aku ngehindari banget liburan panjang ke tujuan yang pasti ramai pengunjung. nice info xD

    ReplyDelete